Sabtu, 31 Mei 2014

REPEAT IS BORING AND TIRED

Repeat the  work because  mistake, broken,  stupid   make  some  one  very  boring. So  please  do  the  best  to avoid  lose  spirit  to  do  something  because  repeat.
Busway, Jakarta  Kedoya -  Wali Kota  Jakarta  Timur - Bekasi, 30 Mei  2014.


Sunday, July 27, 2014.
I will  go  to  Bintaro today. I want  to meet   Father  Flory  that recent  arrive  from Portugal. He  si  work  there. He  is  mission  as  Catholic  priest there. He lecturer there  at  major  seminary. I start  from Bekasi. I save  motor cycle at  Cakung. I use  Flazz  card  to  entrance. My  Flazz  car  have  banance (saldo)  Rp 7.000. "Where  I  refill  this? I ask At Alfa  mart. I go  ther. "Please prepare  ATM  BCA. "Wow... I forget. I decide  to  use manual  card  of  train. I buy it  Rp 8.5000. Than  I entrance  to  sattion. The  train come. the  time  show  at 09.15.00. The  train  come. I entrance. I  transit  at  Manggarai. I almost 1 hour  wait   train  there. I'm  borring. I  play  there   just  as  children. I go  and  back. I  play  game  of  circle  use  my feet. Wow.... the  waiting  so  boring. I wait  while  wash  my  eyes  to see  the  girls. I see  the pretty  gilr. She  is  short, pretty  face  but the  body  is  bigg. Althugh  it  she  is  still pretty.  I entrance  to  train. Lucky I ask. Evidently the  train  to  Kota  destination  while  me  to  Tanah Abang. Finally  the  train to tanah Abang come. I entrance. I stop at tanah Abang  to Bintaro. The train come. I entrance. I only  wait  about 5  minutes. The  train  come. I entrance. The  train  start.  I 'm  not  get  chair to  sit  down.  I stand  up  until Sudimara. the pasanger  of  train  still many. I exit  at Sudimara.   .  I use  white  transport. I by pass perumahan Vila Bintaro Permai, Jl. Raya Jombang, Pondok Pucung, Pondok Aren,  Lampu Merah Jombang. I stop at red  lamp  of  Jombang. I pay Rp 3.000. Than I entrance  to  bus  / transport to  to Graha  Raya. I by pass Pronto Square, Sektor 9 Bintaro,  Jl. Taman makam bahagia,    Parigi - Polsek  Bintaro - Masjid  Bani  Umar - Graha  Raya. I arrive  at  Mr. Alex  house  on 12.00 am. Father  Flory still sleep," Mr. Alex  says. Than we  by  the  way. I give  Ikan kentara. The  other  brothers already  come" Mr. John, Mr. Rpny, Mr. Marsel, Mr. Agus, Mr. Ino, Mr. jonsy,  and  Welo  big  tribe. (Mr Egy - Alex - Robert - Ino cs).  . Than Mr. hendrik and  his  family come too (Ms  ida,  Tono  and  Fian). Today  Fian  bithday. On middle  day  we  pray before lunch. Mr. Egy, Mr. Dian, Tore, Hugo,  Endang, Yul, Nensy (? - anaknya Domi Umis - Vero) come too. Mr  beny - Ms  Rilis  come  coo. I lead  the  pray, than  Father  Flory, SVD  bless (memberkati)  us  and  the  food  and  beverage. Than we  lunch. Than we  discuss  about   How  to  Strong  Indigenius  People  of  Wela. I prepare  the material  of  discuss. The  floor  give  respons. Than The  forum  go to play  football. They  rent two field  Rp 130.000. Ms  Dyan and  I continue  the  discuss. In afternoon  we  go to Saint Lausensia  Church  at  BSD Tangerang  banten. "Laurentia  church  is   friendly (ramah) for parent and  children. The  other  church the  children please  silent. Don't  be  nisy. There, on the  first floor  is place  for  chilldren  and parent. The Adult  that not  bring  children  at  second  floor," Mr. Egy  say. After mass  we  go   back to Graha Raya  Bintaro. There we  gather  at Mr. Egy  house. We continue to discuss.








Senin, 19 Mei 2014

About Dream : - Indonesian Edition



Penjelasan Ilmiah di Balik Mimpi
Selasa, 20 Mei 2014 | 08:09 WIB
http://health.kompas.com/read/2014/05/20/0809550/Penjelasan.Ilmiah.di.Balik.Mimpi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/icon_dibaca.gif
Description: http://assets.kompas.com/data/photo/2014/05/10/23182081211780x390.jpg


KOMPAS.com - Mimpi indah, mimpi buruk, atau mimpi yang sudah kita lupakan sebelum membuka mata, para ilmuwan selama bertahun-tahun terus berusaha mengurai tabir mimpi. Dengan merekam aktivitas otak saat kita tertidur, para ilmuwan ingin memahami mengapa manusia bermimpi, makna mimpi, dan emosi di balik munculnya mimpi.

Rahasia di balik mimpi memang belum terungkap seluruhnya, tapi setidaknya ini adalah hal-hal yang sudah diketahui para ilmuwan.

- Mengapa kita bermimpi
Kita bermimpi karena kita berpikir. "Bermimpi adalah proses berpikir dan sebenarnya merupakan lanjutan dari pikiran kita sepanjang hari. Semua yang kita pikirkan ternyata tidak berhenti meski kita tertidur," kata Lauri Loewenberg, penulis buku Dream On It: Unlock Your Dreams, Change Your Life.

Saat kita tidur, bagian otak yang bertanggung jawab pada pikiran linear dan logika menjadi tidak aktif, sementara area yang mengontrol emosi lebih aktif. Dengan kata lain, apa yang kita pikir dan rasakan sepanjang hari terus diproses oleh area lain otak sehingga kita melihat gambar, simbol, emosi, dan metafora melalui mimpi.

- Mimpi buruk
Mimpi buruk ternyata memiliki efek emosional yang kuat. Penelitian menunjukkan, kesedihan, rasa sedih, bingung, dan takut, adalah emosi yang dirasakan seseorang saat ia terbangun dari mimpi buruk.

- Pria dan wanita berbeda
Kaum pria biasanya bermimpi tentang kehancuran alam atau pun perang, sementara wanita lebih sering bermimpi tentang konflik interpersonal. Perbedaan itu disebabkan karena banyak hal, mulai dari ekspektasi sosial hingga hormon.

"Pria adalah kritikus tajam untuk dirinya, sehingga jika kita mengalami hal yang kurang berkenan biasanya saat malam kita bermimpi bertengkar atau berkelahi dengan karakter lain dalam mimpi," kata Lowenberg.

- Gampang dilupakan
Ada yang orang yang bisa mengingat mimpi mereka setiap bagun pagi, tapi ada yang tak ingat sama sekali. Orang yang sering terbangun di antara siklus tidur biasanya lebih gampang mengingat mimpinya. Saat bangun di malam hari otak punya waktu untuk menyimpan mimpi itu di ingatan jangka panjang.

Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_share001.gif
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_email001.gif

Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_print001.gifDr. Andreas Prasadja, RPSGT *


Praktisi kesehatan tidur, konsultan utama Sleep Disorder Clinic - RS. Mitra Kemayoran, pendiri @IDTidurSehat , penulis buku Ayo Bangun! anggota American Academy of Sleep Medicine
Mimpi Bikin Anda Lebih Produktif
Penulis : Dr. Andreas Prasadja, RPSGT * | Selasa, 14 Januari 2014 | 11:12 WIB
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/icon_dibaca.gif
Dibaca: 2979
|
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_email001.gif
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/icon_twit_a.jpg
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/icon_fb_a.jpg
Share:
Description: http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/01/0912239-priamimpi-780x390.jpg
Shutterstock
Ilustrasi mimpi
TERKAIT:

KOMPAS.com - Mengapa kita bermimpi? Pertanyaan inilah yang menjadi ilham dimulainya kedokteran tidur. Di akhir 1950-an William Dement, seorang psikiater muda, tertarik mempelajari mimpi dan mengikuti satu-satunya guru yang meneliti tentang tidur Nathaniel Kleitman.
Kleitman dan Aserinsky dikenal sebagai penemu tahapan tidur Rapid Eye Movements (REM) dimana kebanyakan mimpi berada. Selanjutnya Dement, yang kini dikenal sebagai Bapak Kedokteran Tidur, meneliti lebih jauh tentang tahapan tidur dan mimpi.
Pengetahuan Mimpi
Hingga kini, penelitian tentang mimpi masih terus berlangsung, tetapi para ahli masih belum bisa menjawab pertanyaan mendasar tentang mengapa kita bermimpi. Ada beberapa teori yang diajukan, tetapi kata sepakat belum juga bisa dicapai.
Penelitian tidur mimpi sebenarnya sederhana saja. Penemuan awalnya adalah lewat perekaman gelombang otak tidur dan gerakan bola mata. Ketika seseorang mencapai gelombang otak tertentu yang disertai dengan gerak cepat bola mata, orang tersebut dibangunkan lalu ditanya apa yang dia ingat. Demikian juga setelah lewat dan memasuki tahap tidur lain. Hasilnya saat masuk REM, seseorang ingat jelas tentang mimpi. Sedangkan ketika sudah lewat, ingatan  mimpi akan semakin pudar.
Penelitian lainnya dengan sengaja mengurangi tidur REM seseorang dan melihat efeknya di siang hari. Beberapa penelitian membuktikan bagaimana kekurang tidur REM berefek langsung pada kemampuan kognitif dan stabilitas emosional manusia. Kemampuan belajar, konsentrasi, ketelitian dan kreativitas berhubungan langsung dengan tidur REM.
REM
William Dement menekankan pentingnya mimpi bagi manusia modern. Dement percaya bahwa tidur REM adalah yang terpenting karena menjaga kewarasan, dan menumbuhkan kemampuan otak. Kemampuan otak dan kebahagiaan adalah kunci utama kelangsungan hidup manusia masa kini.
Sedemikian pentingnya tidur REM, bayi yang baru lahir 50 persen tidurnya berada pada tahap tidur ini, sedangkan manusia dewasa hanya 20-25 persen saja. Pada bayi yang lahir prematur, kira-kira 80 persen gelombang otaknya menunjukkan frekuensi yang sama dengan gelombang otak REM.
Begitu juga saat kita kekurangan tidur, malam berikutnya tidur REM seolah ‘balas dendam’ dengan memperbanyak tidur mimpi. Bahkan ketika kita sedang dalam kondisi kurang tidur yang parah, begitu tertidur bisa terjadi campur aduk tidur mimpi dengan kondisi terjaga. Akibatnya kita setengah sadar namun setengah mimpi.
Tidur REM punya dua ciri khas, yaitu adanya mimpi, dan lumpuhnya tubuh yang disebut dengan sleep paralysis. Kelumpuhan dimaksudkan untuk melindungi kita agar tak bergerak-gerak mengikuti skenario mimpi.
Dalam kondisi setengah bermimpi dan setengah sadar, yang kita alami adalah halusinasi sosok lain di dekat kita. Sosok yang muncul berbeda pada setiap orang. Untuk orang Indonesia biasanya berupa sosok hantu yang menyeramkan. Kondisi diperparah oleh kelumpuhan tidur, yang membuat kita dalam ketakutan tak bisa bergerak untuk melarikan diri. Fenomena yang secara tradisional dikenal dengan sebutan ketindihan atau ereup-ereup ini sama sekali tak mematikan.
Tapi tak boleh diabaikan karena menunjukkan kondisi kurang tidur yang parah.
Kondisi kurang tidur yang parah menyimpan potensi berbahaya ketika berkendara atau mengoperasikan alat berat. Bukan hanya bahaya tertidur, tapi juga bahaya berkurangnya konsentrasi, kewaspadaan serta kemampuan refleks. Para ahli juga kini menyadari bagaimana kekurangan tidur menurunkan daya tahan tubuh, meningkatkan kadar gula dan tekanan darah serta risiko penyakit-penyakit jantung.
Mimpi
Beberapa orang beranggapan bahwa bermimpi membuatnya lelah dan tak dalam kualitas tidurnya. Ini salah! Pertama, saat tidur, pada tahap apa pun, tubuh dan otak kita selalu aktif. Gelombang otak berganti-ganti tahapan. Tubuh juga sibuk perbaiki diri. Kedua, yang membuat lelah bukanlah banyak mimpinya, tapi gangguan tidur yang dideritanya. Karena ingat, mimpi jadi intens saat kita kekurangan tidur.
Siapa pun, setiap malamnya bisa bermimpi 4-6 kali. Yang membedakan hanya ingat atau tidak akan mimpinya. Tak ingat isi mimpi bukan berarti tak bermimpi.
Tidur mimpi membangun kemampuan otak. Jelas ini sangat penting bagi produktivitas manusia modern.
Salah satu kemampuan yang dibangun adalah kreativitas, tetapi mimpi sendiri bisa sangat kreatif. Maksudnya, tak jarang para pencipta mendapatkan idenya dari sebuah mimpi. Sebut saja Mary Shelley yang menuangkan isi mimpinya dalam novel Frankenstein.
Mimpi juga dapat memberikan kesempatan mengalami suatu kejadian tanpa harus mengalaminya sungguh-sungguh. William Dement sendiri pernah mengalaminya. Pada suatu mimpi, ia mendapati dirinya terdiagnosis dengan kanker paru. Ia terbatuk-batuk darah, nyeri dan harus menjalani segala perawatan medis. Kejadian bermingu-minggu ia alami dalam satu episode mimpi yang mungkin hanya berlangsung 20 menit saja. Tapi pengalaman mimpi ini jadi sangat bermakna, karena di pagi harinya ia langsung memutuskan untuk berhenti merokok!
Walau belum dapat dijelaskan menyeluruh, mimpi jelas bermanfaat bagi kehidupan kita. Baik simbolisasi Freud yang artikan mimpi sebagai saluran emosi yang terpendam, atau pesan-pesan spiritual yang diselipkan lewat mimpi, semua memiliki misteri dan manfaatnya. Yang harus kita lakukan adalah mulai menghargai kesehatan tidur demi kualitas hidup di saat terjaga.
Untuk sukses kita harus memiliki mimpi. Untuk bermimpi kita butuh tidur. Ya, tidurlah dengan sehat untuk tingkatkan produktivitas.

Sumber :
Editor :
Asep Candra
Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_share001.gif

Description: http://assets.kompas.com/data/2k10/kompascom2011/images/ico_print001.gif