Please translate this article
Tahun sekitar
2004-2006: tlpn di
wartel. Uang kurang. Omong deng pemilik wartel (orang Batak) bahwa
uang kurang. Ibu itu
curiga saya bohongi dia
tak datang kembali untuk
membayar. Maka dia meminta suaminya
untuk membututi saya
ke kos (W25). Saya ambil
uang, dia tunggu di
luar. (Wow…. Dicurigai, tak
jujur. * Orang Batak:
sangat mencurigai orang/ sangat
saklek bila berurusan
dengan uang).
Bekasi / VMG, 1 - 3 and JPS 3 Mart 2014).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar